Daftar Isi [Tampil]


Tanihoki.com: Ada nasi basi dan tidak tahu mau dikemanakan? Ada buah-buahan busuk di rumah dan hanya dibuang? Tunggu dulu, jangan sia-siakan bahan berharga ini.

Karena, berbagai bahan makanan yang tidak terpakai ternyata bisa dimafaatkan menjadi pupuk organik. Namnya pupuk MOL atau mikro organisme lokal.

Pupuk MOL adalah mikroorganisme yang bermanfaat sebagai starter dalam penguraian, fermentasi  bahan organik menjadi pupuk organik padat maupun cair.

Pupuk cair ini dapat membantu akselerasi pengomposan. Ini karena MOL merupakan cairan yang terbuat dari bahan-bahan alami, sebagai media hidup dan berkembangnya mikroorganisme yang berguna untuk mempercepat penghancuran bahan organik.

Menurut Kementan, pada prinsipnya, bahan utama dalam membuat mikro organisme lokal terdiri dari tiga jenis komponen:

  • Karbohidrat: air cucian beras, nasi bekas, singkong, kentang, gandum.
  • Glukosa: cairan gula merah, cairan gula pasir, air kelapa/nira.
  • Sumber bakteri: keong mas, kulit buah-buahan misalnya tomat, pepaya, kotoran hewan, atau apapun yang mengandung sumber bakteri. (BPTP Kalimantan Tengah, 2011)

Pupuk sendiri dibutuhkan tanaman agar bisa berkembang dengan baik. Maka, apa salahnya Anda manfaatkan sampah-sampah organik menjadi pupuk MOL tanaman di rumah.

Apalagi, pupuk organik punya banyak manfaat dibandingkan puuk kimiawi yang sering berisiko merusak unsur hara dalam tanah.

Karena itu, berikut kami sajikan sejumlah cara membuat pupuk MOL. Anda juga bisa berkreasi dengan bahan-bahan lain yang ada di rumah.


Pupuk MOL dari Pepaya Busuk

Bahan

  • Buah pepaya busuk 1 kilogram
  • Gula merah setengah kilogram
  • Air cucian beras satu liter
  • Air kelapa 

Cara membuat  

  1. Potong-potong buah pepaya busuk menjadi beberapa bagian, tidak usah dikupas.
  2. Tumbuk buah pepaya hingga halus dan masukkan ke ember.
  3. Iris gula merah tipis-tipis, lalu campurkan dengan air cucian beras dan air kelapa.
  4. Masukkan campuran tersebut ke tumbukan pepaya busuk yang sudah halus dan aduk hingga merata.
  5. Masukkan ke jeriken, tutup dengan kain agar reaksi pupuk MOL bisa berjalan baik.
  6. Diamkan selama dua minggu.

Indikasi pupuk MOL sukses adalah jika tercium aroma wangi saperti permen atau tapai.

Jika gagal, tercium bau busuk. Jangan khawatir, langsung tambahkan gula kembali dan diamkan selama 1 minggu.

Setelah itu akan tercium bau permen atau tapai yang mengartikan pupuk MOL berhasil.


Pupuk MOL dari Nasi Basi

Bahan

  • Nasi basi 2,5 ons
  • Air bersih 1 liter
  • Gula pasir 5 sendok makan

Cara membuat

  1. Kepal-kepal nasi sebesar bola pingpong
  2. Letakkan bola-bola nasi tersebut di dalam kardus bekas, lalu tutup dengan daun pisang, akan tumbuh jamur berwarna kuning, jingga dan merah
  3. Buat larutan gula dengan mencampur dan mengocok gula dan air
  4. Ambil bola-bola nasi tadi, masukkan dalam wadah plastik lalu campur dengan larutan gula
  5. Biarkan 1 minggu maka cairan nasi akan berbau seperti tape dan siap dipakai sebagai starter


Pupuk MOL Tapai

Bahan

  • Tape singkong atau tape ketan 1 ons
  • Air bersih 1 liter
  • Gula pasir 5 sdm
  • Botol bekas air mineral ukuran 1500 ml 1 buah 

Cara membuat

  1. Siapkan botol
  2. Masukkan tape ke dalam botol tersebut dan disi air sebanyak 1 liter
  3. Masukkan gula
  4. Kocok – kocok agar gula melarut
  5. Biarkan botol terbuka tanpa tutup selama 4-5 hari agar MOL bisa bernapas
  6. Setelah 5 hari MOL sudah bisa digunakan ditandai dengan adanya aroma alkohol dari larutan tersebut

Bahan pupuk MOL lain bisa Anda kreasikan menyesuaikan ketersediaan. Cara pembuatannya kurang lebih sama. 


Post a Comment